Senin, 16 Maret 2009

Kasihku,,,,

Malam diam rembulan pingsan..
Awan merayap di ranggas dedaunan..
Luruh menuliskan catatan perjalanan kisah kerinduanku pada sang pujaan hati..
Kesunyian membawaku terbang bersama nafas bintang..
Menunggumu menjadi kuncup yang kan merona,.
Menitah mahkota di atas tahta jiwa..
Bersama sinar kesegaran musim semi,.
Kau membawaku terbang mengantar simpul setya dan kepasrahan tanpa kata..
Menitis raja di antara samudra menjelma tahta raja kefakiran asa..
Menjadilah wujud dalam impianku..
terbanglah tuk menyunting mekar cinta, kan bermuara pada kesucian ikrar cinta yang kan jadi nyata..

Kesunyian malam kelam, ku temukan sosok wajahmu yang kelu di hatiku..
Ingin segera kuraih jemarimu yang membeku, hangatkan batinmu yng kian lama terpaku,,
Wahai kau yang ada disudut hatiku, dekap dan rasakan detak jantungku agar kau dapat tangkap getaran cintaku yang kian bergejolak dan menggema di relung jiwa.
Dalam hembusan angin malam kelam, ku terjaga, sadarkan diri bahwa kau kan lama kumiliki,
dan secercah senyum menawan yang dapat ku tangkap dalam bayangan malamku saat ku terpikir padamu..
Kasihku. . . . .

No Name, No Soul, No Live

Umur. . .
memang tidak ada yang pernah tahu hingga kapan akan berakhir. . .

Ajal. . .
menjemput tanpa memberi tanda. . .

Jantung. . .
kita tidak pernah tahu akan berhenti berdetak. . .

Nafas. . .
Kita tidak akan pernah tahu kapan akan berhenti. . .

Ketika kita sedang menangiskah. .???
atau Ketika kita sedang tertawa terbahak-bahak..???
atau Ketika kita sedang merenung. .????
atau Ketika kita sedang bersenang-senang..???
atau Ketika kita sedang bersedih, bercucuran air mata..??

Tak ada seorang pun yang tahu kapan TUHAN akan memanggil dan Malaikat-Nya akan datang menjemput. . .

Masih dapatkan kita bersenang-senang dan melalaikan semua perintah-Nya..???
Sudah siapkah kita untuk dijemput berpulang kepada-Nya...

Renungkan wahai saudara-saudaraku !!!!!

^. . .Renungan Pribadi Sepanjang Masa. . . ^

Penerbangan terakhir kita bukanlah di PESAWAT AIRLINE, tapi di KERANDA yang dipandu MANUSIA

Bekal kita bukan UANG /atau HARTA, tapi AMAL dan IBADAH

Baju yang kta kenakan bukanlah merk JEANS, tapi kain bermerk KAFAN

Yang melayani kita bukanlah PRAMUGARI, tapi MALAIKAT MUNKAR dan NAKIR

Pendaratan kita bukanlah di JEPANG /atau USA, tapi KUBURAN

Pasport kita bukan berlabel INA, tapi AL-ISLAM

Tempat tidur kita bukan di SPRINGBED, tapi TANAH


sesuatu yang patut untuk kita renungkan bersama
Apakah memang kita sudah benar-benar siap untuk menghadap-Nya...

satu lagi renungan untuk kita, khususnya kaum muda. .
baca baik-baik. . . .
mudah-mudahan teman-teman mengerti dan memahami apa yang saya maksud dalam postingan ini. . .


Jika sms masuk, kita cepat-cepat baca dan membalasnya, tetapi kenapa saat masuk waktu untuk sholat, kita selalu menunda-nunda waktu melaksanakan itu...
Isi ulang pulsa 100 ribu sekalipun kita sanggup, tapi kenapa Sodaqoh 1000 perak terasa sangat berat untuk kita laksanakan..
Waktu mandi, bermacam-macam lagu kita nyanyikan dengan pede-nya, tapi kenapa saat kita makan-yang itu juga untuk diri kita sendiri- baca BISMILLAH pun kita selalu lupa. .
Membaca koran sebanya apapun kita mau dan mampu, tapi kenapa membaca Al Quran -yang semestinya itu menjadi pegangan hidup kita- sedikitpun kita jarang melaksanakannya. .

dan terakhir, teman-teman semua . ..

Bila HP kita rusak, susah payah kita tebus dan kita perbaiki HP tersebut, tapi kenapa kita tidak pernah berpikir untuk menebus DOSA-DOSA kita yang sudah tak terhitung lagi jumlahnya...


sesuatu hal yang kecil dan tidak cukup berarti untuk kita, sering bahkan selalu kota lupakan..
padahal itu merupakan sedikit dari banyak hal yang harus kita perhitungkan sebelum kita benar-benar berani dan mampu untuk berpulang dan menghadap Sang Khalik dan Sang Pencipta seluruh yang ada di dunia ini. the only one ALLAH SWT...


RENUNGKAN !!!!!!

Ajari aku Tuhan..

Tuhan...
Ajarilah aku untuk terus bersyukur, bahkan sampai diriku ada dalam keadaan paling teraniaya..
Ajarilah aku agar terus menjadi orang baik, bahkan ketika dunia tak sanggup lagi tersenyum..

Ajari aku Tuhan..
Agar selalu tertawa setelah menangis. .
Agar bisa selalu bangkit setelah kejatuhan. .
Agar bisa berjalan, walau aral merintang di depan sana. .
Agar tdiak pernah menyerah, walau hampir mati sekalipun. .

Ajari aku Tuhan..
Agar tidak pernah kehilangan kepercayaan bahwa masih ada hal-hal baik di dunia ini yang masih patut untuk diperjuangkan. .

Ajari aku Tuhan..
Agar tidak menjalani hidup yang sia-sia..

Ajari aku Tuhan..